Di antara nikmat yang Allah ‘azza wajalla berikan kepada ummat Islam adalah dengan memunculkan pada setiap zaman para pembela agama-Nya dari kalangan para ulama’. Mereka adalah ibarat bintang-bintang di langit yang apabila bintang itu muncul, manusia pun akan mendapat petunjuk dengannya. Apabila bintang tersebut lenyap dari manusia, maka mereka akan tenggelam dalam kebingungan. Mereka adalah golongan yang Allah subhanahu wata’ala sejajarkan dengan diri-Nya dan para malaikat-Nya dalam sebuah persaksian yang paling agung, yaitu bahwasanya tiada Illah yang berhak disembah selain Allah sebagaimana dalam firman-Nya yang mulia

شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ وَالْمَلاَئِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Dia, yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu).Tidak ada Illah yang berhak disembah melainkan Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Ali Imran : 18)

Dalam ayat di atas Allah subhanahu wata’ala memulai persaksian dari diri-Nya sendiri, kemudian para malaikat, kemudian ahlul ilmi. Maka cukuplah hal ini menjadi kemuliaan dan kautamaan yang Allah subhanahu wata’ala berikan kepada mereka. Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 21 Juni 2010

TIPE DATA DAN VARIABEL DASAR DALAM PEMROGRAMAN

Setelah kita mengetahui tentang konsep awal memprogram, sekarang akan kami perkenalkan tipe data dan variabel dasar dalam pemrograman. Hal ini menjadi hal pokok yang wajib diketahui oleh programmer pemula. Berangkat dari kehidupan sehari-hari kita menggunakan abjad-abjad dan angka-angka dalam komputer, misalnya dengan Ms. Word dan Ms. Excel, digunakanlah tipe data sebab dalam memprogram ingat konsep awal bahwa komputer hanya mengenal bilangan 1 dan 0 sehingga ketika kita hendak menulis ‘PEMROGRAMAN’, ’576′, ‘-0.23′, dan lain sebagainya tentu tidak bisa langsung diolah oleh komputer. Intinya, Setiap simbol dalam abjad perlu disandikan ke dalam sandi(kode) runtun digit biner (bit) dan menggunakan sistem bilangan biner untuk semua komputasi.

Lalu, apakah kita harus menggunakan bilangan biner ketika harus mengoperasikan komputer? Jelas tidak, karena dalam komputer sudah terdapat software untuk mengkonversi informasi yang kita berikan ke bilangan biner. Yang harus kita ketahui sebagai seorang programmer adalah bagaimana cara komputer menyandikan data yang kita berikan menjadi digit biner. Selain itu, skill pokok sebagai seorang programmer adalah kemampuannya merancang logika dan untuk hal ini masing-masing orang memiliki karakteristik masing-masing. Untuk lebih jelasnya, akan saya tampilkan tipe-tipe data pada bahasa pemrograman terkhusus C++.

KARAKTER

Karakter pada komputer misalnya ‘A’, ‘N’,'g’,'k’,’9′,’&’, dan lain sebagainya memiliki kode sendiri-sendiri dalam bentuk biner. Himpunan karakter yang digunakan dalam komputer disandikan dengan kode ASCII (American Standard code for Information Interchange). Kode ASCII berukuran 8 bit. Contohnya untuk karakter ’0′ = 00110000.

Untuk inisialisasi pada C++ kita gunakan tipe perintah  char. Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 6 Juni 2010

MENYIKAPI TRAGEDI PALESTINA

Berikut penjelasan yang disampaikan oleh Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin ‘Umar Bazmul hafizhahullah ketika beliau menjawab pertanyaan tentang apa sikap dan kewajiban kita terkait dengan peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita di Ghaza – Palestina. Penjelasan ini beliau sampaikan pada hari Senin 9 Muharram 1430 H dalam salah satu pelajaran yang beliau sampaikan, yaitu pelajaran syarh kitab Fadhlul Islam. Semoga bermanfaat.

***********

Kewajiban terkait dengan peristiwa yang menimpa saudara-saudara kita kaum muslimin di Jalur Ghaza Palestina baru-baru ini adalah sebagai berikut :

Pertama :

Merasakan besarnya nilai kehormatan darah (jiwa) seorang muslim. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Ibnu Majah (no. 3932) dari shahabat ‘Abdullah bin ‘Umar berkata : Saya melihat Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam sedang berthawaf di Ka’bah seraya beliau berkata (kepada Ka’bah) :

مَا أَطْيَبَكِ وَأَطْيَبَ رِيحَكِ مَا أَعْظَمَكِ وَأَعْظَمَ حُرْمَتَكِ، وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَحُرْمَةُ الْمُؤْمِنِ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ حُرْمَةً مِنْكِ مَالِهِ وَدَمِهِ

“Betapa bagusnya engkau (wahai Ka’bah), betapa wangi aromamu, betapa besar nilaimu dan besar kehormatanmu. Namun, demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sungguh kehormatan seorang mukmin jauh lebih besar di sisi Allah dibanding engkau, baik kehormatan harta maupun darah (jiwa)nya.”

Semula Asy-Syaikh Al-Albani mendha’ifkan hadits ini, sehingga beliau pun meletakkannya dalam Dha’if Sunan Ibni Majah dan Dha’if Al-Jami’. Namun kemudian beliau rujuk dari pendapat tersebut. Beliau menshahihkan hadits tersebut dan memasukkannya dalam Ash-Shahihah no. 3420.

Dalam riwayat At-Tirmidzi (no. 2032) dengan lafazh :

Dari shahabat ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallah ‘anhuma, bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam naik ke atas mimbar kemudian beliau berseru dengan suara yang sangat keras seraya berkata :

« يَا مَعْشَرَ مَنْ قَدْ أَسْلَمَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ يُفْضِ الإِيمَانُ إِلَى قَلْبِهِ! لاَ تُؤْذُوا الْمُسْلِمِينَ! وَلاَ تُعَيِّرُوهُمْ! وَلاَ تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ! فَإِنَّهُ مَنْ تَتَبَّعَ عَوْرَةَ أَخِيهِ الْمُسْلِمِ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ، وَمَنْ تَتَبَّعَ اللهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ وَلَوْ فِى جَوْفِ رَحْلِهِ »

Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 12 Mei 2010

KETIKA PULANG KAMPUNG….

Kali ini saya akan berbagi informasi ringan tentang rute perjalanan saya pulang kampung dari UGM ke Kragan, Rembang, Jawa Tengah. Sebagaimana seorang mahasiswa, ketika liburan panjang mestinya memang dia harus pulang kampung. Selain sudah dirindukan secara mendalam oleh orang tua dan keluarga, kepulangannya tentu juga membawa sejuta kerinduan tentang kampung halamannya, apakah masih seperti dulu atau sudah berubah.

Mungkin ada juga di antara pembaca ada yang satu rute atau satu arah dengan rumah saya dari Jogja, info ini semoga bisa menambah pertimbangan ketika hendak bepergian. Jangan salah paham dulu, soalnya disini saya tidak membahas hukum-hukum seputar safar. Info ini saya khususkan ketika pulang dengan bus ekonomi. Maklum, saya dari kecil sudah biasa naik bus ekonomi soalnya murah. Tapi jangan salah, bus ekonomi kadang lebih dahsyat dari bus eksekutif.

Jalur bus dari Jogja-Rembang ada dua yang umum. Pertama, jalur Jogja-Semarang-Rembang. Yang kedua, jalur Jogja-Solo-Purwodadi-Pati-Rembang. Secara teoritis dan geografis, jalur kedua lebih pendek dari jalur pertama. Tapi, kalau dari sisi ketenagaan tentu ganti bus berkali-kali akan membuat kita capek. Maka selama ini, saya pulang dengan memakai jalur pertama. Lalu, apa saja yang ada pada jalur pertama? Simak selengkapnya.

Ketika pulang kampung, pertama kali saya stand by di Terminal Jombor di Jalan Magelang. Disitulah tempat bus-bus ekonomi jurusan Jogja-Semarang ngetime. Sebelumnya untuk bus ekonomi, waktu pertama kali berangkat dari jogja ke semarang dan dari Semarang ke Jogja adalah jam 3 pagi. Bus terakhir dari Jogja ke Semarang adalah sekitar jam 2-3 siang. Sebenarnya setelah jam-jam itu memang masih ada bus, tapi bus-bus itu biasanya habis di Magelang, tidak lanjut ke Semarang. Jadi yang bener-bener ke Semarang adalah pada jam 2-3 siang. Kalau dari Semarang, bus ekonomi habis pada pukul 4 sore. Sama dengan sebelumnya, bus-bus tersebut habis di Magelang akan tetapi ada satu bus yang lanjut ke Jogja. Jadi semua penumpang yang ke Jogja dioper ke bus tersebut.

Sekedar nasehat, jika bepergian dari Jogja-Semarang atau sebaliknya sebaiknya membawa receh yang banyak. Karena anda tidak akan bisa mengelak dari pengamen. Bus Patas pun juga tidak luput dari hal ini. Bedanya, pengamen di bus Patas lebih sedikit dari Bus Ekonomi. Terkadang pengamen itu maksa kalau dia tidak diberi receh, sehingga menurut saya Jalur Jogja-Semarang adalah jalur yang memerlukan kewaspadaan ekstra tinggi daripada Semarang-Rembang. Baca Lanjutannya…

Sebuah nasehat penuh makna dari seorang Ibu kepada putrinya saat menikah:

Amamah bintu Al-Harits berpesan kepada putrinya ketika mengantarkan putrinya kepada suaminya, dia mengatakan:

“Wahai putriku…!

Seandainya wasiat itu jika ditinggalkan akan menjadi lebih beradab dan lebih luhur, niscaya aku akan menyingkirkannya darimu. Akan tetapi wasiat adalah penggugah ingatan bagi orang yang mulia dan penolong bagi orang yang berakal.

Wahai putriku…!

Kalau seandainya wanita tidak butuh kepada suami, niscaya kedua orang tuanya akan menjadi kaya dan lebih membutuhkan kepadanya. Niscaya aku orang yang tidak butuh akan hal itu. Akan tetapi untuk laki-laki wanita diciptakan dan untuk wanita laki-laki diciptakan.

Wahai putriku…!

Jagalah sepuluh perilaku:

Pertama dan Kedua : Bersahabat dengan sifat qana’ah dan bergaul dengan membaguskan pendengaran dan ketaatan. Sebab dalam sifat qana’ah terdapat ketenangan dan ketenteraman hati,dan dalam ketaatan terdapat keridhaan Allah ‘azza wajalla. Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 30 April 2010

KONSEP AWAL PEMROGRAMAN

Kali ini, saya mencoba untuk menjelaskan tentang konsep awal Bahasa pemrograman, yang untuk selanjutnya saya tekankan pada bahasa C dan C++, karena itu yang diajarkan di perkuliahan saya. Semoga juga bisa mempelajari bahasa Pemrograman lain semisal Pascal,Java,dll.

Sebagaimana lumrah diketahui, bahasa merupakan sarana komunikasi. Tujuan kita belajar bahasa pemrograman adalah untuk berkomunikasi dengan komputer agar kita dapat memberikan instruksi atau perintah pada komputer sesuai yang kita inginkan. Komputer merupakan salah satu produk  high tech yang dapat melakukan hampir seluruh disiplin ilmu.Oleh sebab itu,tanpa pemrograman, komputer akan seolah menjadi barang mati yang tidak berguna.

Bahasa Komputer sendiri telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Jika diklasifikasikan, perkembangan bahasa pemrograman terbagi menjadi 3 generasi. Generasi pertama (1 st GL) adalah bahasa mesin. Pada bahasa mesin, hanya terdiri dari bilangan biner 1 dan 0. Setiap kombinasi mewakili satu instruksi. Contoh :instruksi transfer data dari akumulator ke register pada komputer intel 8051 adalah ‘01000111B’ (47H). Keunggulan bahasa mesin adalah instruksi pengguna langsung dieksekusi di memori komputer sehingga memiliki kecepatan eksekusi tertinggi. Namun, bahasa mesin seperti yang kita lihat memiliki instruksi yang sangat rumit sehingga untuk menulis program bahasa mesin harus memiliki keahlian tinggi, apalagi jika instruksi itu berjumlah puluhan sampai ratusan bit. Kesulitannya kalau ada error saat meprogram, akan sulit mencari letak erornya. Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 26 April 2010

ADAB KETIKA SAKIT

Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sifat hikmah dan keadilan-Nya menimpakan berbagai ujian dan cobaan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman pada khususnya, dan seluruh makhluk pada umumnya.Di antara bentuk ujian dan cobaan itu adalah adanya berbagai jenis penyakit di zaman ini, karena kemaksiatan dan kedurhakaan umat terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” (Ar-Rum: 41)

Islam adalah agama yang sempurna, yang menuntut seorang muslim agar tetap menjaga keimanannya dan status dirinya sebagai hamba Allah Subhanahu wa Ta’ala.Seorang muslim akan memandang berbagai penyakit itu sebagai:

1. Ujian dan cobaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ

“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (Al-Mulk: 2)

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya`: 35)

Ibnu Katsir rahimahullahu berkata dalam tafsirnya tentang ayat ini: “Kami menguji kalian, terkadang dengan berbagai musibah dan terkadang dengan berbagai kenikmatan. Maka Kami akan melihat siapa yang bersyukur dan siapa yang kufur (terhadap nikmat Allah Subhanahu wa Ta’ala), siapa yang sabar dan siapa yang putus asa (dari rahmat-Nya). Sebagaimana perkataan Ali bin Abi Thalhah, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma: ‘Kami akan menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan, maksudnya yaitu dengan kesempitan dan kelapangan hidup, dengan kesehatan dan sakit, dengan kekayaan dan kemiskinan, dengan halal dan haram, dengan ketaatan dan kemaksiatan, dengan petunjuk dan kesesatan; kemudian Kami akan membalas amalan-amalan kalian’.” Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 21 April 2010

LONTONG TUYUHAN

Kali ini, saya akan menyuguhkan hidangan khas kota kelahiran saya, Rembang, Jawa Tengah berupa Lontong Tuyuhan. Biasanya, tempat makan khas suatu daerah terletak di lokasi strategis yang mudah dijangkau oleh pengunjung. Tapi, tidak untuk lontong  Tuyuhan. Lokasinya sangat jauh dari pusat keramaian, berada di pedalaman persawahan, yang sepi dari lalu lalang kendaraan.

Lontong tuyuhan, salah satu makanan khas daerah Rembang yang sudah dikenal banyak orang. Disebut lontong tuyuhan karena pembuat dan penjual makanan ini dari Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur.

Ingin tahu rasanya, datang sendiri di pusatnya di tepi jalan desa beraspal jurusan Lasem-Pandan, tepatnya yang melintas di Desa Tuyuhan. Di situ banyak berjajar penjual makanan tersebut.

Nikmat. Itulah komentar yang sering diucapkan banyak orang usai jajan. Betapa tidak, pengunjung yang datang bisa makan sambil berekreasi. Sebab, para penjual sengaja membuka usahanya di tepi jalan yang jauh dari perkampungan penduduk dengan latar belakang pegunungan dan persawahan yang lebat tanaman padi. Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 8 April 2010

CARA MUDAH BELAJAR BAHASA ARAB

Tak diragukan lagi, kedudukan Bahasa Arab di dalam Agama ini sangatlah mulia. Allah subhanahu wata’ala telah memberikan keutamaan yang agung kepada Bahasa Arab. Bahasa Arab dijadikan bahasa Al Qur’an, kitab suci kaum muslimin di seluruh dunia, bahasanya para penghuni surga, bahasanya para Nabi, serta keutamaan lainnya. Di samping itu, Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa tertua di dunia yang kaya akan kaidah struktur dan kosa kata. Maka dari itu, tidak sepantasnya seorang muslim mengabaikan salah satu bagian Agama Islam yang penting ini seperti dikatakan Umar Ibnul Khattab radhiyallahu anhu “Pelajarilah bahasa Arab, karena itu merupakan bagian dari agama kalian!”. Bagaimana seorang muslim mampu untuk merasakan lezatnya Al Qur’an dan As Sunnah, jika untuk memahami keduanya saja dia tidak bisa.

Oleh karena itu, tidak sepantasnya kaum muslimin menjauh dari bahasa mulia ini. Bahasa yang menemani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selama hidupnya.Bahasa yang menemani karya-karya para ulama’ yang senantiasa memenuhi lorong-lorong setiap masa sehingga kemurnian agama Islam -walhamdulillah- sampai saat ini masih terjaga serta keutamaan-keutamaan lainnya.

Dari sini, ana sebagai tholabul ‘ilmi merasa perlu untuk berbagi kiat dan cara supaya mudah belajar bahasa Arab meskipun banyak sekali rujukan-rujukan lainnya. Akan tetapi, semoga ini bisa melengkapi apa yang sudah ada.

Diantara kiat-kiat supaya mudah belajar Bahasa Arab adalah :

Pertama,Hendaknya mengikhlaskan niat mempelajarinya hanya karena Allah.

Ikhlas selalu diberi tempat utama oleh para ulama’ sebelum memasuki pembahasan. Ikhlas ini pula yang menjadi hadits pertama dalam Al Arba’in An Nawawiyyah. Maka, sudah selayaknya seorang penuntut ilmu memperhatikan hal ini. Tanamkan pada diri sendiri bahwa kita mempelajari bahasa Arab supaya mengangkat kejahilan yang ada pada diri kita terhadap agama ini, bukan untuk dunia atau semisalnya. Sungguh ikhlas merupakan hal yang berat oleh para salafush shalih terdahulu. Maka ana perlu juga berbagi kiat-kiat supaya ikhlas dalam beramal sebagai nasihat untuk kita bersama, diantaranya : Baca Lanjutannya…

Oleh: elektrocyber | 6 April 2010

ELECTROSTATIC PRECIPITATOR

Aplikasi dari electrostatic pada dunia industri digunakan untuk mengatasi masalah limbah debu. Industri yang mengaplikasikannya antara lain PLTU, pabrik gula dan pabrik semen, salah satu caranya adalah dengan menggunakan electrostatic precipitator (ESP).

ElectroStatic Precipitator (ESP) adalah salah satu alternatif penangkap debu dengan effisiensi tinggi (mencapai diatas 90%) dan rentang partikel yang didapat cukup besar. Dengan menggunakan electro static precipitator (ESP) ini, jumlah limbah debu yang keluar dari cerobong diharapkan hanya sekitar 0,16 % (efektifitas penangkapan debu mencapai 99,84%).

Salah satu komponen terpenting dalam proses produksi di Pabrik Gula dan PLTU adalah boiler. Fungsinya adalah sebagai tempat untuk memanaskan air, sehingga menghasilkan uap yang nantinya akan digunakan untuk proses selanjutnya. Pada PLTU, uap ini digunakan untuk memutar turbin uap sebagai penggerak generator. Untuk melakukan kerjanya, boiler membutuhkan adanya panas yang digunakan untuk memanaskan air. Panas ini disuplai dari bagian yang disebut dengan ruang bakar atau furnace, dimana pada ruang bakar ini dilengkapi dengan alat pembakaran atau burner. Hasil pembakaran di ruang bakar tersebut mengandung banyak debu mengingat bahan bakar yang digunakan adalah batubara, dan debu tersebut akan terbawa bersama gas buang menuju cerobong. Sebelum gas buang tersebut keluar melalui cerobong, maka gas buang tersebut akan melewati kisi-kisi suatu electrostatic precipitator (ESP).

Gambar 1. Electrostatic precipitator overview


Gambar 2. Persentase penangkapan partikel debu pada ESP. Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.